Kelompok Belajar Usaha “Welulang Sari”, Melestarikan Wayang Kulit

Welulang Sari (1)Kelompok Belajar Usaha Welulang Sari Sokawera Patikraja, begitu tertulis di papan nama sebuah rumah di desa Sokawera Kecamatan Patikraja Banyumas. Welulang berarti kulit, itulah ada istilah Wayang Welulang yang artinya Wayang Kulit. Ternyata kelompok ini memang semacam tempat kursus, yang bergerak di bidang pembuatan wayang kulit. Kalo mau belajar membuat wayang, ke sini tepatnya.

Welulang Sari (8)

Di sebuah rumah sederhana di pinggir jalan yang menghubungkan Patikraja dengan Banyumas ini “kursus membuat wayang” ini bertempat.PAk Gondo Wasito (1)

Mentor alias gurunya adalah termasuk tokoh senior dalam pembuatan wayang kulit, Pak Gondo Wasito. Beliau ini dulu termasuk ikut membuat wayang yang digunakan oleh maestro dalang Banyumas, Ki Sugino Siswocarito.
Welulang Sari (2)

Di ruang tamu dengan meja kayu lama inilah Pak Gondo menciptakan karya-karyanya. Selain mengerjakan wayang baru, beliau juga menerima perbaikan wayang yang sudah berumur, cat mengelupas ataupun patah. Dengan metode penambalan dan penatahan kembali wayang yang patah di bagian tertentu karena untuk sabet bisa diperbarui lagi, disungging ulang dan bisa dipakai kembali seperti baru. Langganan Pak Gondo dalam mereparasi wayang salah satunya adalah Juragan Wayang dan Gamelan KALISALAK, yang terkenal dengan nama Haji Warto.

Selain itu, Pak Gondo juga berinovasi membuat wayang dari bahan alternatif semisal kertas dupleks, kertas semen, fiber dan sebagainya untuk membuat wayang KW agar bisa berharga murah sehingga bisa dimiliki oleh penggemar wayang yang belum mampu membeli wayang yang asli.

Ada lagi, beliau juga membuat sendiri tatah wayang dari berbagai macam bahan. Dari bahan shockbreaker sepeda motor, ruji sepeda, batang klep mesin serta bahan lain yang dirasai ulet dan cukup keras. Pak Gondo juga menerima pesanan tatah wayang, baik satu set ataupun ketengan. Karena kadangkala tiap penatah punya keinginan sendiri untuk dengan bentuk tatah yang sesai dengan kebutuhannya.
Welulang Sari (5)

Kembali ke kelompok belajar, saat ini ada dua orang yang masih “ngenger” belajar wayang di sana, dan wayang arjuna ini adalah salah satu contoh karya siswa Pak Gondo. Cukup rapi walaupun termasuk baru dalam belajarnya.Welulang Sari (6)

Tatahannya masih ada yang sedikit kurang tepat, namun itu bagi yang paham hal tatah menatah wayang. Bagi orang awam, karya ini sudah sempurna.

Welulang Sari (7)
Selain siswa yang sedang belajar menatah wayang sekarang ini, Pak Gondo dan putranya bernama Mas Sudi, pernah mempunyai siswa yang sangat berbakat. Hasil karyanya halus dan rapi. Siswa tersebut bernama Anto,  dan karena bagusnya hasil karyanya, sekarang dia direkrut oleh dalang kondang yang sekaligus Bupati Kabupaten Tegal. Ki Enthus Susmono.

Berikut contoh karya Anto:Welulang Sari B (1)

Gagrak campuran Banyumas – Solo
Welulang Sari B (2) Welulang Sari B (3) Welulang Sari B (4) Welulang Sari B (5)Tatahannya rapi dan halus, bahkan oleh Pak Gondo tatahan ini tetap disimpan walau ada yang berniat membeli namun tidak dilepas.

Pak Gondo Wasito : 085747992391

Iklan

4 pemikiran pada “Kelompok Belajar Usaha “Welulang Sari”, Melestarikan Wayang Kulit

  1. Ping balik: Nasib Pembuat Wayang Di Banyumas | Kluban.net

  2. Tatahan bagian tepi probonya gathutkoco kok terlalu tipis ya,
    Seharusnya diberi garis tepi/spasi sedikit,
    biar nggak terlalu mepet ke pinggir luar probonya itu. .

    Suka

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s