Pagelaran Wayang – Gatutkaca Ratu (Ki Kukuh Bayu Aji) – Part 2

Setelah Gatutkaca luka parah terkena Senjata Oyod Bayu Ura, kemudian dia dibawa oleh Anoman ke  Karang Kadempel. Wayang kemudian masuk ke segmen Gara-gara.

Wayang Gatutkaca Ratu 2-01

Seperti biasa segmen Gara-gara ini di isi dengan hiburan berupa lagu-lagu campursari, tarian lengger dan juga lawakan. 7 dari 9 sinden berdiri, nembang dan menari. Lagu berikutnya tarian lengger oleh dua sindennya.

Wayang Gatutkaca Ratu 2-02

Ada juga dagelan oleh dua orang bintang tamu. Selain melawak mereka juga ikut mengiringi lagu-lagu yang ada. Cukup menghibur, meskipun bagi saya sendiri nggak, karena saya tujuannya nonton wayang bukan menonton lawak.

Setelah gara-gara berakhir, kembali masuk ke jalan cerita.

Wayang Gatutkaca Ratu 2-03

Tubuh Gatutkaca dibawa Anoman ke hadapan Semar. Oleh Semar Gatutkaca di masukkan ke dalam kuncungnya. Kemudian dia naik ke Kayangan Petungliung, menemui Sang Hyang Wenang, yang merupakan bapak dari Semar sendiri.

Wayang Gatutkaca Ratu 2-04
Semar melaporkan kelakuan Batara Guru kepada Sang Hyang Wenang. Sang Hyang Wenang lalu menyembuhkan Gatutkaca, sekaligus merasuk ke tubuh Gatutkaca untuk memberikan pelakaran kepada Hyang Guru.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-05

Gatutkaca ditemani Semar melabrak Kayangan Jonggring Salaka, menjebol Selamatangkep (gerbang kayangan).
Wayang Gatutkaca Ratu 2-06

Para Dewa berusaha menghadang Gatutkaca, Batara Brama dapat dikalahkan dengan mudah.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-07

Batara Yamadipati juga bisa dilibas Gatutkaca.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-08

Sampailah Gatutkaca bertemu dengan Hyang Guru. Guru menantang Gatutkaca, kalo dia kuat disembah 3 kali maka akan dijadikan Raja Kayangan. Ternyata Gatutkaca yang sudah dirasuki Hyang Wenang tenang-tenang saja mengahdapi tantangan tersebut, bahkan ketika membalas menyembah Guru 3 kali, Guru lah yang terjungkal.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-09
Kemudian Hyang Wenang keluar dari tubuh Gatutkaca, lalu menasehati Hyang Guru.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-10

Akhirnya BAtara Guru menepati janjinya, menjadikan Gatutkaca menjadi Raja Kayangan, bergelar Prabu Anom Guru Putra. Gatutkaca berganti busana kerajaan.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-11

Para dewa lalu memberikan penghormatan kepada Raja baru Kayangan Jonggringsalaka ini.
Wayang Gatutkaca Ratu 2-12

Dan pentas berakhir alias Tancep Kayon.

Review :

Durasi wayang yang pendek membuat jalan cerita banyak yang hilang. Memang tren jaman sekarang lebih banyak penonton yang menonton “trik dalang” dan “campursari” dan segi hiburan lain, sedangkan jalan cerita diabaikan. Misal dalam lakon ini, seharusnya ada peran Nagabaginda yang lebih, tidak cuma gelar pasukan setelah jejer pertama. Kalo dari kisah yang saya baca, Nagabaginda adalah jelmaan Antareja yang ikut mengacaukan para Dewa dan lalu jadi alasan Gatutkaca untuk mendapat hadiah, setelah berhasil menyingkirkan gangguan. Yang kurang lagi adalah hilangnya Tayungan dan perang Brubuh, kalo di Kayangan biasanya dilakukan oleh Batara Bayu. Namun setidaknya seni tradisional ini masih cukup digemari.

 

Iklan

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s