Bimandari

Bimandari

 

Bimandari, nama tokoh ini kurang populer, namun menurut lakon Bima Kacep, dia adalah salah seorang anak bima yang lahir perempuan. Bimandari adalah anak Bima dengan Dewi Uma. Dewi Uma adalah istri Batara Guru, lha kok bisa?

Kembali menurut lakon Bima Kacep, ketika itu Bima menjadi Begawan di suatu pertapaan. Nah Dewi Uma tergoda dengan Bima, mendatangi, merayunya samapi terjadi hubungan suami istri. Kemudian melahirkan Bimandari ini. Setelah ketahuan Batara Guru, Bima dihukum dipotong alat vitalnya dan dijadikan sebuah senjata.

Nah karena cerita yang ber-aura negatif inilah yang menjadikannya tidak layak dipentaskan dan menjadi kurang populer.

Kembali ke Bimandari, kira-kira seperti apakah paraganya? Bayangkan saja seorang dewi yang bentuk wayangnya mengandung unsur pakaian Bima. Nah paraga di atas di Buku RUPA DAN KARAKTER WAYANG PURWA  karya HERU S SUDJARWO, paraga ini bernama Kuntulwilaten. Namun melihat corak jarik yang digunakan, juga gelang serta kelat bahunya yang mirip perhiasan Werkudara, pantas kiranya jika wayang ini dipakai sebagai Bimandari.

Iklan

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s