Pengalaman Pertama Nonton Pentas Dalang Jogja

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 01

Sebelum menonton kiprah Ki Seno Nugroho, sehari sebelumnya saya menonton secara penuh pentas Ki Edy Suwondo di STIE YKPN Jalan Seturan. Ini adalah pertama kali saya menonton secara langsung, wayang jogja, dalang jogja dan berlokasi di jogja.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 001Wayang ini diadakan dalam rangka Dies Natalis STIE YKPN. Karenanya tempatnya di lingkungan kampus maka tempat resik, tertib, ada tempat duduk dan makanan kecil juga. Namun karena di kota juga, jumlah penontonya tidak terlalu banyak, kursi yang disediakan tidak terisi penuh.Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 002Pentas ini bagi saya cukup unik, karena semua Niyaga adalah anak muda, mungkin hanya ada satu penabuh gambang yang sudah berusia agak lanjut, namun beliau juga cuma sebentar, selanjutnya tugasnya digantikan oleh niyaga muda.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 02 Pertama kali yang saya perhatikan adalah sinden simpingan wayangnya. Walaupun ini wayang Jogja tapi isi simpingan malah sepertinya dominan wayang Solo.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 11

Duryudana dua buah dan semuanya Bludren kumisnya, jelas wayang Solo. Di Banyumas, Duryudana biasanya di simping di sebelah kanan setelah Bomanarakasura di belakang Bratasena. Di pagelaran ini Duryudana ada di sisi kiri, setelah Baladewa.Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 03 Brahala paling kiri memang wayang Jogjan namun Buta raton dan Bathara Kala di belakangnya, Maesasura dan seterusnya adalah wayang Surakartan.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 06

Ujung simpingan kanan lebih banyak Jogja, werkudara dan terutama Gatotkaca menggunakan wayang khas Jogja.

Kita lihat wayang-wayang yang digunakan dalam pentasnya:Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 04Durga gaya Solo sementara Durna dan Sengkuni gagrak Jogja.
Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 07 Semar, Anoman dan Setyaki gaya Solo , Gatotkaca dan Antareja kental Jogjanya.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 09

Kartomarmo vs Setyaki, duel Solo-an

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 13Durna Jogja dan Dursasana SoloNonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 15Gatotkaca Jogja vs Dursasana Solo

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 16Nah kali ini dua-duanya Jogja asli, Antareja bertemu Durna.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 14Bima, Semar, Setyaki dan Anoman, semuanya Solo? Hmmm
Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 08Narada Jogja bertemu Bima dan Arjuna Solo

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 12

Arjuna Solo bertemu Batara Guru Jogja.

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 10
Nah ini lagi Kresna dan Gatotkaca sama-sama Jogja.

Cukup  miris juga sebenarnya, mayoritas wayang baik yang dimainkan maupin disimping malah wayang Surakartan. Yogyakarta sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa namun tidak bisa memunculkan ciri khasnya. Memang ada kesulitan tersendiri memainkan wayang Jogja namun seharusnya bisa disiasati.

Bukan ingin berkesan eksklusif, namun mengingat wayang Jogja itu terlalau Endemik, apakah hanya akan menjadi pajangan museum, jika dalang Jogjapun tak mau memainkannya.

B onus : 

Nonton Wayang Jogja - Ki Edo Suwondo 05Simpingan yang ini juga tidak semua Gagrak asal Yogya lho. Hmmm selain Niyaga muda-muda, sindennya, 7 dari 8 berumur 20 tahunan ke bawah, beberapa mahasiswi ISI dan murid SMK :mrgreen:

Iklan

Satu pemikiran pada “Pengalaman Pertama Nonton Pentas Dalang Jogja

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s