Undangan Nikah Bergambar Wayang, Pilih Yang Sesuai Jalan Cerita

Capture status seorang dalang di Facebook. image

Dan memang benar, banyak yang memajang logo Rama-Shinta di acara pernikahannya. Baik dalam bentuk undangan, souvenir dan lain-lain. Tujuannya jelas melambangkan “pasangan”.

Namun jika dirunut ke dalam ceritanya, lambang Rama-Shinta ini kurang tepat. Bukan bermaksud percaya pada takhayul, cerita, dongeng apalagi ini adalah kisah import dari India, namun sekedar membuat kesesuaian antara Simbol dengan apa yang diharapkan.

Yang mengerti kisah Ramayana pasti tahu bahwa percintaaan Rama-Shinta penuh perjuangan berat sampai akhirnya mereka bahagia di akhirnya. Shinta bertahun-tahun dalam tawanan Rahwana, bisa dikatakan selepas pengantin baru. Setelah berhasil direbutpan, Shinta perlu pembuktian untuk kesuciannya yang diragukan setelah ada di tawanan Rahwana bertahun-tahun. Pembuktiannya adalah dengan terjun ke api, dan ketika selamat baru terbukti bahwa dia masih Suci.

Nah tidak klop kan? Rama-Shinta harus menjalani cobaan dan rintangan yang berliku-liku,sementara harapan pernikahan adalah bahagia tanpa cobaaan berat. Hal ini sebenarnya sama dengan ketika di suatu resepsi, ada penyanyi yang menyanyikan lagu sedih, perpisahan padahal suasananya bahagia dan mengenai bertemunya dua hati.

Tokoh apakah yang paling tepat untuk undangan? Arjuna-Sumbadra? Memang pasangan setia, tapi Arjuan istrinya banyak, mau?

image

Paling tepat adalah Kamajaya-Kamaratih, pasangan setia tanpa kendala.

Iklan

7 pemikiran pada “Undangan Nikah Bergambar Wayang, Pilih Yang Sesuai Jalan Cerita

  1. Salam kenal mas,
    Menurut saya ada faktor yang mendukung salah kaprah ini, mulai dari vendor cetak undangan yang tidak tahu cerita perwayangan, dan juga gambar wayang yang dipilih kemudian dijadikan template undangan. Dan akhirnya template undangan ini sampai terpilih sebagai undangan dari pasangan yang sama-sama gak tahunya seperti vendor undangan.

    Suka

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s