Suryakaca Dan Jayasumpena

Jayasumpena - Suryakaca (jogja)

Jayasumpena – Suryakaca (gagrag jogja)

Suryakaca dan Jayasumpena adalah tokoh wayang kulit yang muncul setalah Baratayuda. Keduanya adalah anak dari Gatotkaca alias cucu Werkudara. Jayasumpena dan Sumpena satu bapak namun beda ibu. Sebagai keturunan Gatotkaca kedua tokoh ini juga sangat sakti.

suryakaca finale

Suryakaca Kreasi Photoshop

Suryakaca adalah putra Gatotkaca dengan Dewi Suryawati. Dewi Suryawati adalah anak Batara Surya atau ada juga yang mengatakan putri Prabu Radea dari Negara Petapralaya.

Seperti ayahnya, Suryakaca mempunyai watak seorang pemberani, sopan santun, teguh, tangguh dan senang melindungi yang lemah. Selain sakti, ia juga bisa terbang ke dirgantara. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dan Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya, Prabu Karimataya/Prabu Yudhistira, Suryakaca diangkat menjadi senapati negara Astina.

Gunocarito - Jaya Sumpena

Jaya Sumpena kreasi Gunocarito

Jayasumpena adalah putra Gatotkaca, raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani, putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Dewi Sumpani adalah perempuan yang kuat menahan Aji Narantaka. Setelah Gatotkaca menguasai Aji Narantaka di tengah perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Gatotkaca menjawab, jika mampu menerima hantaman Aji Narantaka maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Sesuai janjinya, Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani.
Ia berperawakan mirip dengan ayahnya, Gatotkaca. Demikian pula dengan tabiat, kesetiaan, keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca, berani tak mengenal takut, teguh, tangguh, cerdik pandai, waspada, gesit, tangkas dan terampil, tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Perbedaannya, Jayasupena tidak bisa terbang. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa, Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit.
Di Banyumas, Ki Sugino Siswocarito pernah melakonkan Lakon Aji Candrawirayang. Di dalam lakon tersebut muncul dua tokoh ini, Suryakaca dan Jayasumpena namun dengan sanggit yang berbeda. Jayasumpena adalah anak dewi Angganawati putri dari Begawan Gora Angganadewa dari Pertapan Glagah Arum. Dan paraga wayang yang digunakan juga bukan tokoh gagah namun Bambangan alus.
Diceritakan Suryakaca muncul di Astina ketika mencari ayahnya, lalu ditipu oleh Durna untuk melumpuhkan putra-putra Pandawa dengan Aji Supit Gunting. Sedangkan di sisi lain Jayasumpena juga mencari ayahnya dan bertemu serta menolong putra-putra Pandawa dengan Aji Candrawirayang.
 Gallery Suryakaca dalam beberapa versi

Gallery Jayasumpena

Iklan

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s