Wayang Kreasi Digital (12)

Lanjut berkreasi secara digital, walau tetap standar. Kali beberapa kreasi trah Jodhipati
gagahan-rapek-apryan

ANTASENA RAPEK

Oleh penyorek awalnya disebut sebagai Antasena tapi kain rapek, namun tanpa keris. Kalo disebut Antasena bisa juga, namun sangat mungkin untuk paraga lain. Karena jik antasena dibuat lain daripada bentuk baku (baik versi jogja maupun Solo) umumnya harus punya ciri khusus yang tidak dimiliki paraga lain, biasanya insang.

antareja

Antareja dengan kumis, bludren Kartasuran.

bimawan

Raden Bimawan, salah satu anak Bima dari ibu bernama Endang Sumekar (informasi wayang gagrag Klatenan). Mengambil bentuk dasar kain Antasena gaya Jogja, postur dan muka antasena gaya Solo namun dengan irah irahan kepala yang berbeda.

sarwaga

Raden Sarwaga adalah putra Wrekudara dengan Dewi Balandari, putri Prabu Balandara dari negeri Kasipura. Menurut Kitab Pustakaraja Purwa Jilid V

pancasena-im-new

Pancasena, salah satu anak wekudara dengan Dewi Sri Gianti (informasi wayang gagrag banyumasan) srenggini-new-creation-capit

Srenggini adalah anak Bima dengan dewi Rekathawati, putri hyang Rekathatama, dewa kepiting. Digambarkan umumnya bercapit, kali ini dikreasikan capitnya tidak menjulang keluar, namun masih di dalam pogog, jadi secara estetis tidak menyerupai monster.

srenggini-new-creation Masih Srenggini, namun tanpa capit, digantikan rajah/tatoo di dada berbentuk  kepitingsrenggini-new-creation-rajah

Masih srenggini, ber rajah, namun bermuka hitam

srenggini-ratu

SRENGGINI RATU

Srambahan, namun lebih diarahkan untuk raja-raja samaran. Namun secara khusus dibuat untuk Srenggini jadi Raja seperti lakon Srenggini Murca. Mengambil bentuk dasara Srenggini di atas, namun dengan pakaian raja.

 

brajasena-rev

Brajasena, salah satu anak werkudara yang muncul di jaman parikesit. Atau sanggit lain mengatakan ini adalah Suryakirana, merupakan anak Gathutkaca dari kama yang menetes ketika dia memboyong Siti Sundari ke Wiratha, yang dibesarkan Antaboga.
madusegara-kssc

Madusegara, ari ari Gatotkaca yang dirawat dewa jadi manusia. inspirasi kreasi dari video Ki Sugino Siswocarito, lakon Madusegara takon Rama danurwenda-2

Danurwenda adalah anak Antareja

antasena-banyumas-revised

ANTASENA BANYUMASAN

Antasena Banyumasan, karya pak Sunyoto BS dan tim. gambar aslinya ada bedhahan atau roman muka dan pundak yang cenderung agak terlihat bodoh. Diedit agar terlihat lebih gagah, lugas, walau tetep tampak ndugal.

 

Terkait

Iklan

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s