Wayang Kreasi Digital (23)

Walmuka/Wimuka

Salah satu anak dari Baladewa. Mengapa bentuknya tidak mirip dengan Baladewa, ada yang bilang ketika hamil, dewi Erawati terbayang ketika diculik oleh Kartapiyoga, jadilah bayinya mirip Kartapiyoga.

Patih Sucitra

Salah satu patih di Madukara, selain patih Rata (Surata)

Srambahan Gagahan
Srambahan Gagahan (Kunca tunggal)
Soma Wercita (Inspirasi wayang Ki Tarjono, Banyumas)
Sisupala

Raja Cedhi yang muncul di lakon Sesaji Raja Suya, masih bersaudara dengan Kresna, namun justru mati di tangan Kresna

Sisupala versi mata gabahan
Sasikirana (Anak Gatutkaca)
Sasikirana vesi lain
Danurwenda (Anak Antareja)
Drestaketu
Jayasusena/Antasurya (Anak Antasena), Srambahan
Dewa Pertala (Penyamaran Antareja)
Srambahan
Danurwenda (Anak Antareja)
Srambahan/Jayasusena/Danurwenda
Danurwenda (Anak Antareja)
Danaraja/Danapati/Wisrawana (Raja Lokapala)
Buda Mahesa (Inspirasi wayang Ki Tarjono, Banyumas)
Suryakaca (anak Gatutkaca)
Sarwaga (Anak Bima)

Raden Sarwaga adalah putra Wrekudara dengan Dewi Balandari, putri Prabu Balandara dari negeri Kasipura

Raden Kacaseputra, salah satu anak Gatotkaca
Srambahan
Srambahan
Aribawana

Aribawana adalah ari-ari Gatotkaca, yang dipuja jadi bayi oleh Batara Rekathatama, lalu menjadi anak angkat Karna. Namun dia justru mati di tangan Gatutkaca karena Aribawana menyerang Pringgandani.

Srambahan
Antareja
Antareja
Antareja gaya Jogja

 

3 respons untuk ‘Wayang Kreasi Digital (23)

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s