Wayang Kreasi Digital (26)

Srambahan Pendita atau Penyamaran atau Patih
Pragota Centhung

Patih negara Mandura ini punya dua versi, yang satu bekethu/udheng/kupluk/trumbus seperti Sengkuni, namun ada juga versi yang kepalanya mirip wayang Cakil, dan terkenal dengan nama Pragota Centhung.

Patih Srambahan Thelengan

Patih gagahan, mripat thelengan, gelung gembel, bisa untuk patih Sucitra dari Madukara atau untuk srambahan

Srambahan Kethu

Bisa untuk anak Sengkuni yang bernama Kertisura atau patih srambahan. Kertisura adalah anak sengkuni versi Surakarta yang diceritakan baik budinya, tidak ikut membela bapaknya di Baratayuda, bahkan menurunkan anak-anak yang mendukung prabu Parikesit.

Kertiwindu /  Sengkuni muda (Trigantalpati)

Kertiwindu dikisahkan anak Sengkuni yang mewarisi sifat bapaknya, tukang fitnah

Druwakendra

Druwakendra adalah punggawa Dwarawati yang sekarang tidak pernah dimunculkan di pewayangan, biasanya cukup Setyaki, Udawa dan Samba. Jika tokoh ini dimunculkan pasti akan menambah ramai pewayangan. Druwakendra punya partner beranama Druwajaya yang bertampang ramai, mirip Pragota

Druwakendra (tanpa gusen)

Prabu Drestaketu dari Cedhi

Drestaketu adalah raja Cedhi, anak dari Sisupala, namun dia berpihak pada Pandawa di perang Baratayuda

Prabu Drestaketu dari Cedhi (rapek sembuliyan)

Patih Drestaketu

Patih drestaketu adalah patih di Pancala, patih Prabu Drupada

Brajasena

 

[display-posts tag=”gambar-wayang” posts_per_page=”40″]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*