Asal Mula Wong Banyumas

Sejarah asal mula wong Banyumasan alias asal mula orang Banyumas yang merupakan hasil rangkuman penulusuran di internet. Untuk sharing kali ini selanjutnya Banyumas akan disebut Banyumasan, istilah ini untuk menggambarkan tentang orang dengan karakteristik “Banyumasan” artinya bukan hanya orang yang bermukim di wilayah Kabupaten Banyumas saja karena Budaya Banyumasan itu meliputi daerah di luar Kabupaten Banyumas.

Berdasarkan sejarah yang dihimpun dari sumber-sumber, terutama yang inyong ambil sebagai sumber adalah dari wikipedia Basa Banyumasan yang membeberkan sejarah Banyumasan yang dalam versi aslinya ditulis dalam bahasa Banyumasan dan Wikipedia Bahasa Indonesia , kurang lebih ceritanya begini ….

Berdasarkan sumber tersebut dikatakan bahwa nenek moyang orang Banyumasan berasal dari daerah Kutai Kalimantan timur sebelum periode Kerajaan Kutai Hindu, alias masih zaman pra Hindu.

Berdasarkan catatan Van der Meulen Kemudian pendatang-pendatang tersebut masuk ke tanah Jawa jauh sebelum abad ke 3 Masehi mendarat di Cirebon, kemudian masuk ke pedalaman. Sebagian menetap di sekitar Gunung Cermai dan sebagian lagi melanjutkan perjalanan dan menetap di sekitar Gunung Slamet dan Lembah Sungai Serayu.

Pendatang yang menetap di sekitar Gunung Cermai selanjutnya mengembangkan peradaban sunda sedangkan pendatang yang menetap di sekitar Gunung Slamet kemudian mendirikan Kerajaan Galuh Purba.

Kerajaan Galuh Purba yang didirikan di Gunung Slamet ini disebut-sebut merupakan kerajaan yang pertama di Jawa Tengah dan keturunannya bakal menjadi penguasa dari kerajaan-kerajaan yang ada di Jawa.

Kerajaan Galuh Purba didirikan pada sekitar abad Ke-1 M di Gunung Slamet berkembang sampai dengan abad ke-6 M dengan kerajaan-kerajaan kecil dengan nama Galuh didepannya. Antara lain kerajaan :

  • Kerajaan Galuh Rahyang lokasi di Brebes, ibukota di Medang Pangramesan
  • Kerajaan Galuh Kalangon lokasi di Roban, ibukota di Medang Pangramesan
  • Kerajaan Galuh Lalean lokasi di Cilacap, ibukota di Medang Kamulan
  • Kerajaan Galuh Tanduran lokasi di Pananjung, ibukota di Bagolo
  • Kerajaan Galuh Kumara lokasi di Tegal, ibukota di Medangkamulyan
  • Kerajaan Galuh Pataka lokasi di Nanggalacah, ibukota di Pataka
  • Kerajaan Galuh Nagara Tengah lokasi di Cineam,ibukota di Bojonglopang
  • Kerajaan Galuh Imbanagara lokasi di Barunay (Pabuaran), ibukota di Imbanagara
  • Kerajaan Galuh Kalingga lokasi di Bojong, ibukota di Karangkamulyan

Kerajaan Galuh Purba mempunyai wilayah kekuasaan yang lumayan luas, mulai dari Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Bumiayu, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen ,Kedu, Kulonprogo dan Purwodadi.

Berdasarkan prasasti Bogor, karena pamor kerajaan Galuh Purba menurun kalah pamor dynasti Syilendra di Jawa Tengah yang mulai berkembang, kemudian ibukota kerajaan Galuh Purba pindah ke Kawali (dekat garut) kemudian disebut Kerajaan Galuh Kawali.

Pada saat itu di wilayah timur berkembang Kerajaan Kalingga yang konon merupakan kelanjutan dari Kerajaan Galuh Kalingga sebuah Kerajaan di wilayah Galuh Purba.

Sedangkan di wilayah barat berkembang Kerajaan Tarumanegara yang merupakan kelanjutan dari kerajaan Salakanegara.

Pada masa Purnawarman menjadi Raja Tarumanegara, kerajaan Galuh Kawali menjadi kerajaan bawahan Tarumanegara. Pada saat Tarumanegara diperintah oleh Raja Candrawarman kerajaan bawahan Tarumanegara mendapatkan kekuasaannya kembali termasuk Galuh Kawali. Pada masa Tarumanegara Pemerintahan Raja Tarusbawa, Wretikandayun Raja Galuh Kawali memisahkan diri (merdeka) dari Tarumanegara dan mendapat dukungan dari Kerajaan Kalingga, kemudian menjadi Kerajaan Galuh dengan pusat pemerintahan Banjar Pataruman. Kerajaan Galuh ini yang kemudian berkembang menjadi Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat.

Meskipun dalam perkembangannya Kerajaan Galuh Purba berkembang menjadi Kerajaan besar yaitu Kalingga di Jawa Tengah dan Galuh di Jawa Barat, hubungan keturunan Galuh Purba tetap terjalin dengan baik dan terjadi perkawinan antar Kerajaan sehingga muncul Dinasti Sanjaya yang kemudian mempunyai keturunan raja-raja di Jawa.

Wilayah Kerajaan Galuh Purba sebelum pindah ke Kawali mempunyai wilayah kekuasaan yang lumayan luas, mulai dari Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Bumiayu, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen ,Kedu, Kulonprogo dan Purwodadi.

Berdasarkan kajian bahasa yang dilakukan oleh E.M. Uhlenbeck, 1964, dalam bukunya : “A Critical Survey of Studies on the Languages of Java and Madura”, The Hague: Martinus Nijhoff, bahasa yang digunakan oleh “keturunan Galuh Purba” masuk ke dalam Rumpun Basa Jawa Bagian Kulon yang meliputi :Sub Dialek Banten Lor
Sub Dialek Cirebon/Indramayu, Sub Dialek Tegalan, Sub Dialek Banyumas,
Sub Dialek Bumiayu (peralihan Tegalan karo Banyumas), Kelompok dialek ini biasa disebut Bahasa Jawa Ngapak-ngapak atau Bahasa Banyumasan.

Bila kita lihat dari sejarah tersebut, diperoleh informasi bahwa perkembangan peradaban Banyumasan sudah berkembang sedemikian jauh sebelum masa-masa Kerajaan Majapahit. Artinya peradaban budaya dan bahasa Banyumasan sudah sangat tua jauh sebelum Kerajaan Mataram Islam yang kemudian terpecah menjadi Surakarta dan Yogyakarta.

Istilah Banyumas sendiri itu muncul jauh setelah Kerajaan Galuh Purba yaitu pada saat R. Jaka Kaiman membangun Pusat Kadipaten di Hutan Mangli Kejawar tepatnya pada masa akhir Kerajaan Pajang sebelum muncul Kerajaan Mataram Islam. Silahkan baca Pohon Tembaga dan Awal Mula Banyumas.

Pada zaman Kesultanan Demak (1478 – 1546), wilayah Banyumasan terdiri dari beberapa Kadipaten, diantaranya Kadipaten Pasirluhur dengan Adipatinya Banyak Belanak, juga Kadipaten Wirasaba dengan Adipatinya Wargo Utomo I. Luasnya kekuasaan Kesultanan Demak membuat Sultan Trenggono (Sultan Demak ke III) merasa perlu memiliki angkatan perang yang kuat, untuk itu wilayah-wilayah Kesultanan Demak pun dibagi-bagi secara militer menjadi beberapa daerah komando militer. Untuk wilayah Barat, Sultan Trenggono mengangkat Adipati Banyak Belanak sebagai Panglima Komando Wilayah Pertahanan Barat dengan cakupan wilayah meliputi Kerawang sampai gunung Sumbing (Wonosobo). Sebagai salah seorang Panglima Perang Kesultanan Demak, Adipati Pasirluhur dianugrahi gelar Pangeran Senopati Mangkubumi I sedangkan adiknya yang bernama Wirakencana diangkat menjadi Patih.

Setelah Sultan Trenggono wafat, Kesultanan Demak terpecah menjadi 3 bagian, salah satunya adalah Pajang yang diperintah oleh Joko Tingkir dan bergelar Sultan Adiwijaya (1546 – 1587). Pada masa ini, sebagian besar wilayah Banyumasan termasuk dalam kekuasaan Pajang.

Mengikuti kebijakan pendahulunya, Sultan Adiwijaya juga mengangkat Adipati Pasirluhur yang saat itu dijabat Wirakencana, menjadi Senopati Pajang dengan gelar Pangeran Mangkubumi II. Sementara itu Adipati Kadipaten Wirasaba, Wargo Utomo I wafat dan salah seorang putranya ( putra menantu ) bernama R. Joko Kaiman diangkat oleh Sultan Adiwijaya menjadi Adipati Wirasaba dengan gelar Wargo Utomo II, beliau menjadi Adipati Wirasaba ke VII.

Menjelang berakhirnya kejayaan kerajaan Pajang dan mulai berdirinya kerajaan Mataram (1587), Adipati Wargo Utomo II menyerahkan kekuasaan Kadipaten Wirasaba ke saudara-saudaranya, sementara beliau sendiri memilih membentuk Kadipaten baru dengan nama Kadipaten Banyumas dan beliau menjadi Adipati pertama dengan gelar Adipati Marapat.

Selanjutnya, Kadipaten Banyumas inilah yang berkembang pesat, telebih setelah pusat Kadipatennya dipindahkan ke Sudagaran – Banyumas, pengaruh kekuasaannya menyebabkan Kadipaten-Kadipaten lainnya semakin mengecil. Seiring dengan berkembangnya Kerajaan Mataram, Kadipaten-Kadipaten di wilayah Banyumasan pun tunduk pada kekuasaan Mataram.

Kekuasaan Mataram atas Kadipaten-Kadipaten di wilayah Banyumasan tidak secara otomatis memasukkan wilayah Banyumasan ke dalam “lingkar dalam” kekuasaan Mataram sehingga Kadipaten-Kadipaten di wilayah Banyumasan tersebut masih memiliki otonomi dan penduduk Mataram pun menyebut wilayah Banyumasan sebagai wilayah Mancanegara Kulon.

Sebelum Belanda masuk, wilayah Banyumasan disebut sebagai daerah Mancanegara Kulon dengan rentang wilayah meliputi antara Bagelen (Purworejo) sampai Majenang (Cilacap). Disebut Mancanegara Kulon karena pusat pemerintahan waktu itu memang berada di wilayah Surakarta atau wilayah wetan.

Terhitung sejak tanggal 22 Juni 1830, daerah Mancanegara Kulon ini secara politis masuk di bawah kontrol pemerintah kolonial Belanda, itulah awal penjajahan Belanda, sekaligus akhir dari pendudukan kerajaan Mataram atas bumi Banyumasan. Selanjutnya para Adipati di wilayah Banyumasan pun tidak lagi tunduk pada Raja Mataram, mereka selanjutnya dipilih dan diangkat oleh Gubernur Jenderal dan dipilih dari kalangan penduduk pribumi, umumnya putera atau kerabat dekat Adipati terakhir.

Pemerintahan di wilayah Banyumasan diatur berdasarkan Konstitusi Nederland yang pada pasal 62 ayat 2 disebutkan bahwa pemerintahan umum di Hindia Belanda (Indonesia) dilakukan oleh Gubernur Jenderal atas nama kerajaan Belanda. Gubernur Jenderal adalah kepala eksekutif yang berhak mengangkat serta memberhentikan para pejabat di Hindia Belanda, termasuk para Adipatinya. Saat itu yang menjadi Gubernur Jenderal adalah Johannes Graaf van den Bosch (16 Januari 1830 – 2 Juli 1833).

Upaya untuk mengontrol para Adipati ini sebenarnya agar Belanda mudah melakukan mobilisasi rakyat untuk dipekerjakan di perkebunan-perkebunan milik Belanda yang lebih dikenal dengan tanam paksa. Persiapan pembentukan pemerintahan kolonial Belanda di wilayah Banyumasan dilakukan oleh Residen Pekalongan bernama Hallewijn. Hallewijn tiba di wilayah Banyumasan pada 13 Juni 1830 dengan tugas utama mempersiapkan penyelenggaraan pemerintahan sipil di wilayah Banyumasan. Dia dibantu antara lain oleh Vitalis sebagai administrator juga Kapiten Tak sebagai komandan pasukan.

Tanggal 20 September 1830, Hallewijn memberikan laporan umum hasil kerjanya kepada Komisaris Kerajaan yaitu Jenderal De Kock di Sokaraja, diantara isi laporan tersebut adalah tentang cakupan wilayah Banyumasan yang meliputi (dari timur) : Kebumen, Banjar (Banjarnegara), Panjer, Ayah, Prabalingga (Purbalingga), Banyumas, Kroya, Adireja, Patikraja, Purwakerta (Purwokerto), Ajibarang, Karangpucung, Sidareja, Majenang sampai ke Daiyoe-loehoer (Dayeuhluhur), termasuk juga di dalamnya tanah-tanah Perdikan (daerah Istimewa) seperti Donan dan Kapungloo. Pada pertemuan di Sokaraja itulah akhirnya diresmikan berdirinya Karesidenan Banyumas yang meliputi sebagian besar wilayah mancanegara kulon, selanjutnya tanggal 1 November 1830 de Sturler dilantik sebagai Residen Banyumas pertama.

Pada tanggal 18 Desember 1830 melalui Beslit Gubernur Jenderal J.G. van den Bosch, Karesidenan Banyumas diperluas dengan dimasukkannya Distrik Karangkobar (Banjarnegara), pulau Nusakambangan, Madura (sebelumnya termasuk wilayah Cirebon) dan Karangsari (sebelumnya termasuk wilayah Tegal).

Untuk mengefektifkan jalannya pemerintahan, pemerintah kolonial Belanda pada tanggal 22 Agustus 1831 membentuk 4 Regentschap (Kabupaten) di wilayah Karesidenan Banyumas yaitu, Kabupaten Banyumas, Ajibarang, Daiyoe-loehoer dan Prabalingga yang masing-masing dipimpin oleh seorang Bupati pribumi. Selain itu Residen de Sturler juga melakukan perubahan ejaan nama dan pembentukan struktur Afdeling yang berfungsi sebagai Asisten Residen di masing-masing Kabupaten.

Di antara yang mengalami perubahan nama adalah Prabalingga menjadi Poerbalingga, Daiyoe-Loehoer menjadi Dayoehloehoer dan Banjar menjadi Banjarnegara, selanjutnya wilayah Banjarnegara diperluas dengan memasukkan Distrik Karangkobar, statusnyapun ditingkatkan menjadi sebuah Kabupaten.

Pembentukan Afdeling meliputi, Kabupaten Dayoehloehoer dan Kabupaten Ajibarang menjadi satu Afdeling yaitu Afdeling Ajibarang dengan ibukota Ajibarang dan D.A. Varkevisser diangkat sebagai Asisten Residen di Ajibarang sekaligus sebagai ”pendamping” Bupati Ajibarang Mertadiredja II dan Bupati Dayoehloehoer R. Tmg. Prawiranegara. Tiga Kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Banyumas, Purbalingga dan Banjarnegara masing-masing memiliki Afdeling sendiri-sendiri.

Wilayah Banyumasan merupakan sebuah wilayah yang meliputi 8 Kabupaten yaitu : Kabupaten Kebumen, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas.

Budaya Banyumasan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan wilayah lain di Jawa Tengah, walaupun akarnya masih merupakan budaya Jawa. Hal ini sangat terkait dengan karakter masyarakatnya yang sangat egaliter tanpa mengenal istilah ningrat atau priyayi. Hal ini juga tercermin dari bahasanya yaitu bahasa Banyumasan yang pada dasarnya tidak mengenal tingkatan status sosial. Penggunaan bahasa halus (kromo) pada dasarnya merupakan serapan akibat interaksi intensif dengan masyarakat Jawa lainnya (wetanan) dan ini merupakan kemampuan masyarakat Banyumasan dalam mengapresiasi budaya luar. Penghormatan kepada orang yang lebih tua umumnya ditampilkan dalam bentuk sikap hormat, sayang serta sopan santun dalam bertingkah laku. Tidak dapat dipungkiri bahwa pengaruh feodalisme memang terasa tetapi itu bukan merupakan karakter asli masyarakat Banyumasan. Selain egaliter, masyarakat Banyumasan dikenal memiliki kepribadian yang jujur serta berterus terang atau biasa disebut Cablaka / Blakasuta.

Demikian Saudara sedikit cerita tentang asal mula Wong Banyumasan cukup menarik bukan, dengan cerita di atas mudah-mudahan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Yang menjadi pertanyaan inyong yang cukup menggelitik adalah tentang sedikitnya informasi yang bisa kita dapatkan untuk mencari jejak sejarah Banyumasan terutama terkait Kerajaan Galuh Purba, ini tentunya merupakan tantangan bagi Sejarawan Banyumasan untuk menggali lebih dalam jati diri bangsa Banyumasan.

Sebagai penutup tulisan, karena inyong bukan ahli sejarah dan hanya “menggatuk-gatukan” dari sumber yang ada sekitanya ada yang salah mohon untuk diluruskan.. ehhh..mbok kayakuwe…Klilaan.. (diolah dari beberapa sumber, sumber utama Wikipedia Bahasa Indonesia dan Basa Banyumasan)

copy paste sekang : http://ongrosyadi.wordpress.com/2010/03/19/asal-mula-wong-banyumas/

Iklan

159 pemikiran pada “Asal Mula Wong Banyumas

  1. jan kesuhun banget ana cerita sejarah kaya kiye, tapi sing dadi pitakonanku bekas kerajaan pasir luhur jere esih ana kok ora digali khususe dinas pariwisata bms, dadi bisa nggo bukti lan wisata sejarah

    Suka

  2. Menurut sejarah yang saya pelajari dari SD-SMA seperti ini:

    Raja pertama kerajaan galuh itu Tarusbawa yang berasal dari Kerajaan Sunda Sambawa menggantikan mertuanya menjadi penguasa Tarumanagara yang ke-13. Karena pamor Tarumanagara pada zamannya sudah sangat menurun, ia ingin mengembalikan keharuman zaman Purnawarman yang berkedudukan di purasaba (ibukota) Sundapura. Dalam tahun 670 ia mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda. Peristiwa ini dijadikan alasan oleh Wretikandayun, cicit Manikmaya, untuk memisahkan Kerajaan Galuh dari kekuasaan Tarusbawa. Karena Putera Mahkota Galuh (SENA or SANNA) berjodoh dengan Sanaha puteri Maharani Sima dari Kerajaan Kalingga, Jepara, Jawa Tengah, maka dengan dukungan Kalingga, Wretikandayun menuntut kepada Tarusbawa supaya bekas kawasan Tarumanagara dipecah dua. Dalam posisi lemah dan ingin menghindarkan perang saudara, Tarusbawa menerima tuntutan Galuh. Dalam tahun 670 M Kawasan Tarumanagara dipecah menjadi dua kerajaan, yaitu: Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh dengan Citarum sebagai batas.

    Menurut sejarawan W.J Van der Meulen, Pusat Asli Daerah (kerajaan) Galuh, yaitu disekitar Kawali (Kabupaten Ciamis sekarang). Selanjutnya W.J Van der Meulen berpendapat bahwa kata “galuh”, berasal dari kata “sakaloh” artinya ..”dari sungai asalnya”, dan dalam lidah Banyumas “ sakaloh “ tersebut menjadi “segaluh”. Dalam Bahasa Sansekerta, kata “galu” sendiri menunjukkan sejenis permata, dan juga biasa dipergunakan untuk menyebut puteri raja (yang sedang memerintah) dan belum menikah.
    . Kerajaan Galuh berarti Kerajaan Batu Permata yang indah gemerlap, subur makmur, Gemah Ripah loh Jinawi Aman Tentreum Kertaraharja…Dari sejarah terungkap bahwa pendiri Kerajaan Galuh adalah Wretikkandayun, ia adalah putra bungsu dari Kandiawan yang memerintah Kerajaan Kendan selama 15thn (597-612M) yang kemudian menjadi Pertapa di Layungwatang (daerah Kuningan) dan bergelar Rajawesi Dewaraja atau Sang Layungwatang. Wretikkandayun berkedudukan di Medangjati, tetapi ia mendirikan pusat pemerintahan yang baru dan diberi nama Galuh (yang lokasinya kurang lebih di desa Karang Kamulyan sekarang

    Dalam laporan yang ditulis Tim Peneliti Sejarah Galuh (1972), terdapat berbagai nama kerajaan sebagai berikut:
    -Kerajaan Galuh Sindula (menurut sumber lain,Kerajaan Bojong Galuh) yang berlokasi di Lakbok dan beribukota Medang Gili;
    -Kerajaan Galuh Rahyang berlokasi di Brebes dengan ibukota Medang Pangramesan;
    -Kerajaan Galuh Kalangon berlokasi di Roban beribukota Medang Pangramesan;
    -Kerajaan Galuh Lalean berlokasi di Cilacap beribukota di Medang Kamulan;
    -Kerajaan Galuh Pataruman berlokasi di Banjarsari beribukota Banjar Pataruman;
    -Kerajaan Galuh Kalingga berlokasi di Bojong beribukota Karangkamulyan;
    -Kerajaan Galuh Tanduran berlokasi di Pananjung beribukota Bagolo;
    -Kerajaan Galuh Kumara berlokasi di Tegal beribukota di Medangkamulyan;
    -Kerajaan Galuh Pakuan beribukota di Kawali;
    -Kerajaan Galuh Pataka berlokasi di Nanggalacah beribukota Pataka;
    -Kabupaten Galuh Nagara Tengah berlokasi di Cineam beribukota Bojonglopang kemudian Gunungtanjung; -Kabupaten Galuh Imbanagara berlokasi di Barunay (Pabuaran) beribukota di Imbanagara dan
    -Kabupaten Galuh berlokasi di Cibatu beribukota di Ciamis (sejak tahun 1812).

    (a). Digantinya nama Kabupaten Galuh menjadi Kabupaten Ciamis oleh Bupati Raden Tumenggung Sastra Winata pada Tahun 1916
    (b).Pindahnya pusat pemerintahan dari Imbanagara ke Cibatu (Ciamis) oleh Bupati Raden AA.Wiradikusumah pada tanggal 15 Januari 1815
    (c).Berpindahnya pusat Kabupaten Galuh dari Gara Tengah yang letaknya disekitar Cineam menjadi cikal bakal berdirinya Kabupaten Ciamis pada tanggal 12 Juni 1642

    Suka

    • kerajan sunda dan galuh itu berbeda,,sunda adalah dari taruma negara,dan galuh dari ayodya galuh lebih duluan di jawa ketimbang tarumanegara.raja galuh pertama adalah Prabu sindulo bukan tarus bawa tarus bwa raja sunda dan pada masa wertikandayaun,terjadi pelepasan jajahan karena tarumanegara kalah perang dengan kerajaan di palembang.dan pada masa raja candrawarman tarumanegara,memberi kebebasan raja raja taklukan untuk di kembalikan kedaulatanya,karena raja induk tarumanegara sudah kalah perang dengan kerajaan di palembang,mengakibatkan pamornya menurun,dan dengan menurunya pamor tarumanegara,wertikandayun pada pemimpinan tarusbawa,wertikandayun melepasakan diri dari tarumanaegara dengan bantuan kerajaan saylendra kalingga

      Suka

      • Sejarah kesukuan tidak bisa dinilai dari pembentukan kerajaan, dan tidak juga untuk menentukan leluhur seseorang. Bahasa bisa berubah budaya bisa berganti tapi jati diri tetap mengalir dari trah nenek moyang.. Hal yang mustahil kalo orang banyumasan semua berasal dari penduduk kutai??kalo benar mestinya jd suku dayak.. Yg lebih logis orang kutai datang dan berasimilasi dengan penduduk lokal kemudian mendirikan sebuah kerajaan dan membuat kebudayaan baru.. Nah siapa penduduk lokalnya? Secara historis banyumasan adalah wilah tatar pasundan atau tanah historis leluhur suku sunda. Monggo difikir

        Suka

    • kalah dari palembang?ini orang mengacauan sejarah,ngarang.coba bnyak baca dulu,patokan sejarah ada di perpustakaan nasional,kitab pararaton,negara kertagama dll.tdk ada sejarahnya kerajaan di jawa barat kalah perang.. yang ada wilayah kekuasaannya yang sampai palembang.yg jelas wilayah kerajaan galuh itu sampai ke banyumas, maka nya nama daerahnya banyak bercorak sunda.

      Suka

  3. Dalam laporan yang ditulis Tim Peneliti Sejarah Galuh (1972), terdapat berbagai nama kerajaan sebagai berikut:
    -Kerajaan Galuh Sindula (menurut sumber lain,Kerajaan Bojong Galuh) yang berlokasi di Lakbok dan beribukota Medang Gili;
    -Kerajaan Galuh Rahyang berlokasi di Brebes dengan ibukota Medang Pangramesan;
    -Kerajaan Galuh Kalangon berlokasi di Roban beribukota Medang Pangramesan;
    -Kerajaan Galuh Lalean berlokasi di Cilacap beribukota di Medang Kamulan;
    -Kerajaan Galuh Pataruman berlokasi di Banjarsari beribukota Banjar Pataruman;
    -Kerajaan Galuh Kalingga berlokasi di Bojong beribukota Karangkamulyan;
    -Kerajaan Galuh Tanduran berlokasi di Pananjung beribukota Bagolo;
    -Kerajaan Galuh Kumara berlokasi di Tegal beribukota di Medangkamulyan;
    -Kerajaan Galuh Pakuan beribukota di Kawali;
    -Kerajaan Galuh Pataka berlokasi di Nanggalacah beribukota Pataka;
    -Kabupaten Galuh Nagara Tengah berlokasi di Cineam beribukota Bojonglopang kemudian Gunungtanjung; -Kabupaten Galuh Imbanagara berlokasi di Barunay (Pabuaran) beribukota di Imbanagara dan
    -Kabupaten Galuh berlokasi di Cibatu beribukota di Ciamis (sejak tahun 1812).

    +1

    Suka

  4. nek maca wacana nag duwur,,brarti suku2 bngsa nang indo kue sbnre nenek moyange anu siji yah,,nah miki jre wong kutai mlebu meng tnh jawa nybar nang 3panggonan,,trs ngembangna bhs ne dwk2 nang msng2 panggonan,,,,
    tpi ana wacana mning jre bgsa indo prtma kue sku jawa,,,lh kie koh wong jawa jre mlh maune kan daerah kutai klmntan,,,
    ko syo mbingungake yoo….
    sdulur2 aku jluk crta ne sng lwih nggnahake…
    slm skbehane wng banyumasan

    Suka

    • secara bukti ilmiah telah disebutkan bhw kerajaan tertua di indonesia adalah kutai! jadi sangat mungkin jg kalo leluhur orang2 yg ada di seluruh pulau jawa berasal dr kerajaan kutai!

      Suka

      • Ni orang gak pernah update sejarah, pasti yg dibaca buku sejarah taun 70’n, kerajaan tertua bkn kutai tapi salakanagara di pandeglang banten.. Klo maen tua2an ya lebih logis turunan sunda daripada kutai, liat z penamaan tempat2 dari bahsa sunda.. Penamaan daerah tidak terjadi pada jaman kerajaan melainkan pada jaman nenek moyong ketika mereka bermigrasi dan menemukan tmpat baru kemudian langsung menamainya..lll

        Suka

  5. Emang betul,…itu,..!!!!!
    Sejarah dalam kitab sejarah india kuno yang pernah saya baca namaya KITAB PUSTAKA AYODYA SURYA RAGHU VANGSA.kitab kuno dari india ini…mengatakan bahwa setelah peperangan ayodya manghda dengan bangsa MAURYA dari dinasati NANDA,..mereka melarikan diri ke rohtas dan ke swarna swipa,ada yang terus ke daerah borneo,…Ayodya dan manghda adalah satu wangsa yaitu WANGSA SURYA / ISWAKU.

    dalam pejalananya mencari tempat perlindungan,orang orang manghda sampai di borneo dan akirnya samapai di jawa,..itu +/ 2 SM.dan mendirikan galuh purba di gunung selamet,.dan orang galuh selalu berpindah pindah tempat untuk mencari tempat yang nyaman dan aman yang masih banayak buruan dan makanan,kalu sekira habis maka mereka berpindah lagi dan berpindah lagi

    Dalam sejarah galuh,pernah menjadi kerajaan besar selama 2 kali,yaitu masa sang wertikandayun dengan Shima dari Wangsa Syailendra,.dari dua darah yang sama karena darah Syailendra itu dari Kerajaan sri buja sumatra itu masih darah dari wangsa surya iswaku ayodya,.dan galuh darah manghda dari ayodya juga sama sama wangsa surya,pertemuan dua darah galuh dan syailendra melahirkan sanjaya dan medang kamulan lah negaranya/mataram yawadwipa nama terkenalnya

    dan dalam sejarah galuh yang pindah ke kawali adalah galuh muda sudah tidak purba lagi kenapa begitu karena sudah mendekati jaman maju,

    dalam kurun lama kerajaan besar galuh kedua adalah kerajaan pajajaran.Pajajaran adalah kerajan galuh bukan sunda karena kerajaan pajajaran didirikan dari darah laki laki galuh bukan dari sunda,pertalian darah dari prabu niskala galuh dan susuk tunggal sunda melahirkan pajajaran,putra galuh bernama linggabuana dan anak sunda bernama putri kencana,

    di sinilah kebesaran galuh kedua dan merupakan akhir dari galuh dan sunda habis dalam perang bubat yang melamar membawa 200 perahu basar dan kecil satu perahu induk dari tartar(bangsa tartar)

    disinilah kebesaran galuh dan sunda berakhir.

    informasi dari
    Kitab kuno raghuvangsa dan naskah kidung sundayana.

    terimakasih

    Suka

    • sejarah yg BENAR itu adalah peninggal sasatra/prasasti yg dirujuk dr perjalan tokoh legenda yg biasanya datang dari wilayah barat dan diteruskan ke wilayah timur! sebagai catatan logika adalah bangsa barat itu lebih maju dari bangsa timur,dan ini tidak bs di pungkiri krn semua tokoh yg dicatat sejarah awalnya pst dr orang wilayah barat,begitu! jd kita perlu membaca semua sejarah yg ada sehingga dpt mengambil intinya saja bahwasnya kita umat manusia di dunia ini satu keturunan yaitu dr NABI NADAM AS,dan catatan yg paling lengkap ada pd AL-QURAN! trimakasih,….semoga dijadikan landasan yg logis!

      Suka

      • Nabi Adam kuwe wong Arab Saudi wong Banyumas apa pikirane mentok dadi Ben ora mikir maning kayakuwe ya

        Suka

  6. Galuh kalingga yaitu bojonggaluh,,kerajaan pertama galuh yang di pimpin Maha prabu Sindulo ing medang purwocarito atau medang gilioyo itu tepatnya di daerah purodadi,berhubung kedatangan orang kalingga aja menjadi galuh kalingga,.galuh pertama itu ya di galuh kalingga,kenapa di bilang galuh kalingga karena kesatuan dinasti galuh dan dinasti kalingga bersatu itulah bernama galuh kalingga, seperti sunda galuh yaitu kesatuan darah sunda dan darah galuh.dinamakan sunda galuh.dan kerajaan galuh yan terakhir adalah galuh kawali,dengan perpaduan sunda dan galuh pajajaran namanya dan berajakan Linggabuana putra niskala galuh,kesatuan galuh kalingga sanjaya rajanya dan medang kamulan namanya,sailendra galuh mataram yawa dwipa namaya

    Suka

  7. sing jelas kabeh ceritane bener” nambah referensi,inyong wong banyumas mbrojol taun 1994 ya melu seneng maca sejarahe,salut lah,semoga kabeh keturunan keraja’an galuh pada akur kabeh SELAWASE,amin.

    Suka

  8. KALAU MAU TAU CERITA TENTANG JAWA YANG PERTAMA KETIK DI GOOGLE “SEJARAH KAWITANE WONG JOWO LAN WONG KANUNG” NANTI KETAHUAN…atau buka fb Citra cepu.nanti akan tau mana yang benar dan salah

    Suka

  9. kabeh ya bener.. tapi ya kue bener menurut siapa…
    bener karepe dewek, bener sekelompok. apa pada bener karo sing nduwe kebeneran yakue gusti ingkah maha agung.

    tulisan sejarah tidak dipungkiri itu adalah bagaimana seorang penulis mengapresiasi, jadi alur cerita bisa di setir sekarepe dewek nang pengarange.

    soale wingi ya tau ketemu wong sing ngarang sejarah banyumas ya kaya kue… anu ceritane urung rampung tapi gara2 arep di enggo nang pamerentah dadi akhire sekarepe, lan sebombonge penulise.

    salam #banyumasku

    Suka

  10. Inyong aseli wong betawi tp inyong uripe nang purbalingga . Soale bojone wong kene ….. (Karisidenan banyoemasan) ijin share .. Ya pak olih ya .. ,,, kesuwun ya pakk inyonge dadi paham sejaraeh karna inyong seneng deleng sejarah2 daerah ..

    Suka

    • Inyong jane ya wong glempang Purwokerto tapi domisiline nang Semarang, mung bae wektu inyong sekolah rasane ora tau ulih sejarahe wong Banyumas, yah tak ucapaken selamat ceritane nek ora ana sing cerita generasi anake dewek tambah ora ngerti wong dikenalaken sedulur kadang angele banget apa maning dicritani sejarah mungkin malah turu.

      Suka

  11. Kenalke yo mas, aq asli lahir di Cineam, Tasikmalaya, Jawa barat, jane biyungq aq yo isih keturunan seko kerajaan Nagara Tengah.. Tpi atos teu dianggo deui (udh g dipake lgi tuh garis keturunannya), soalnya skrg udh bukan jaman feodal lgi ktnya..heheh..
    Trnyta sama wong banyumasan ki sih sedulur, pantesan aq yo seneng banget denger bahasane kue.. Heheh..

    Suka

  12. inyong melu seneng ana sedulur sing nulis critane babad banyumas, ana sing ijo, kuning, abang, dan lain lain, kabeh kudu dihormati, kanggo nambah pengetahuan, klilaan

    Suka

  13. inyong wong banyumas mrojol taun 1987 nang kemranjen banyumas, pada pada wong banyumas ayuh sing penting pada akur tulung tinulung aja pada musuan.. ok lur 🙂

    Suka

    • kito dadi wong jowo okeh budaya ne aja padha sombong. awak e dewe kudu tulung marang liyane, amargi awak ke dewe mahkluk sosial.

      Suka

    • Budaya itu tidak ada yang asli, Mbak. Budaya merupakan perpaduan pemikiran dari banyak orang dan kelompok dari waktu ke waktu. Mari sekarang membentuk budaya adiluhung.

      Suka

  14. permisi kakange, mbekayune…. sing nyong durung mudeng antarane jere wong jawa asale sekang kalimantan (kutai) tapi nang daerah limbasari, dagan, karangtalun bobotcari deneng ana batuan menhir sing jere tinggalane wong purba jaman batu. dadi wong puba kuwe punah apa kepriwe?

    Suka

  15. Asal mula wong Banyumas sing bersumber dari Van der Meulen itu sepenuhnya dapat saya terima.Dan jika ingin memahami lebih jauh,harus dibaca tulisan N.Daljoni,ahli Geografi Sejarah(almarhum),dalam Harian Basis dan Pikiran Rakyat Bandung(4 Februari 1992),judulnya”Melacak Wilayah Kekuasaan Bangsa Galuh”. Itu adalah tafsir yang paling otentik karya Ven Der Meulen dan asal-usul nenek moyang Wong Banyumas.Tulisan2 dalam Wikipedia,karena bersifat anonim,sering bersifat rintisan dan spekulatif.Banyak menggunakan naskah Wangsakerta yang berasal dari Cirebon yang diperdebatkan keotentikannya.Anehnya para sejarawan Sunda mati2 an membela keasliah Naskah Wangsakerta.Itu sebanya, masih saja muncul kisah-kisah yang bersumber dari kronik yang secara ilmiah masih diragukan keasliannya.Bahkan almarhum Buchori dari LIPI sempat menjuluki Naskah Wangsakerta itu sebagai sebuah skandal ilmiah.Tapi Sejarawan UNPAD banyak yang sewot,akhirnya Pak Harto lewat Mendikbud menghendtikan diskusi soal keaslian naskah Wangsakerta yang memanas itu.Persoalnnya sebenarnya banyak Sejarahwan Sunda yang tak paham bahasa Jawa,sehingga tak pernah membaca Babad Tanah Jawi yang asli banyaknya 30 jilid.Sementara itu banyak ahli sejarah Jawa yang paham bahasa Sunda.Kesimpulannya Naskah Wangsakerta banyak diilhami buku Babad Tanah Jawi itu.Banyak Sejarahwan Sunda yang tidak tahu Ibunya Pangeran Wangsa Kerta itu orang Jawa-Mataram,sehingga wajar jika Pangeran Wangsakerta bisa baca buku Babad Tanah Jawi.Tapi kemudian dia menuls dalam Bahasa Sunda.Kisah Dewi Parwati,perkawinan Kalingga-Galuh,itu semua isapan jempol khayalan Pangeran Wangsakerta saja. Tidak ada dalam buku Van der Meulen.Karena itu kisah asal mula Wong Banyumas juga benar secara ilmu keturunan,biologi.Tetapi kurang tepat waktu terjadinya.proses perkawian massal etnis Sunda dan Jawa yang telah melahirkan subetnis Banyumas.

    Suka

  16. inyong ya kesuwun banget dadi ngerti sejarah, sukur bagen lewih akeh maning sing bisa di cantel na tulisane mbok kaya kue, petilasan sitinggil sing nang arcawinangun kue ana brembete karo kerajaan banyumas ora ya?, inyong janen kepengin ngerti lho

    Suka

  17. Sdah jelas bahwa batas wilayah kerajaan pajajaran wilayah mencakup wil
    tengah dan sudah spantasnya dikembalikan ke barat atau jdi propinsi sendir seperti bante

    Suka

    • salah semua……leluhurmu ya paling benar adalah NABI ADAM AS………tidak bisa dipungkiri lagi! dan jgn dipandang dr segi agama ya! kerena waktu beliau diturunankan itu belum ada itu yg namanya agama! zaman itu adalah jaman awal peradaban manusia di muka bumi ini alias purba! logis ga teman2…..??

      Suka

  18. Setuju sama mas Hardja di atas..
    Yuppp… Babad yang diambil dari Naskah Wangsakerta memang diragukan (silahkan googling sendiri/cari di toko buku terdekat soalnya banyak yang ngebahas itu), selebihnya ringkasan sejarah diatas bisa diterima.. Sebagai orang muda banyumas dimanapun sebaiknya tau sejarah bangsanya, agar suatu saat kagak ilang atau melenceng dari sejarah sebenernya (jangan sampe kasus orde baru terulang kembali)..

    Suka

    • Kita jangan menunjuk bahwa sejarah menurut si ini salah dan menurut si itu yg benar. Baik Van Der Meulen ataupun naskah Wangsakerta menuliskan sejarah berdasarkan dari hasil penelitiannya yg barang tentu peninggalan atau prasasti yg di teliti tidaklah menceritakan secara luas tapi hanya sepenggal dan kadang dikaitkan dg prasasti yg di temukan di wilayah lain sehingga sejarah akan menjadi banyak versi tergantung siapa penelitiannya.
      Lain halnya bila yg menulis adalah pelaku sejarahnya atau juga terjadi di jaman modern tentulah akan lebih jelas. Walau demikian kita patut apresiasi pada peneliti sejarah karena merekalah kita jadi tau asal mula wong Banyumas.

      Suka

  19. inyong wong banjarnegara, tapi wong tuaku karo mbah-mbahku asli kedjawar, nek asal mulane wong banyumas sekang kutai kalimantan berarti luhure wong banyumas apa udu wong dayak ya?

    Suka

  20. apik memang,,,perlu ngerti sejarah,,,seprana seprena aku kur ngerti mbahku buyutku,canggah,wis dadi siki ngerti sejarahe,,,matur nuwun yaaa,,tp sing jelas nyong wong pasir,,,ndean ya mantes2e keturunan kamandaka sing asline kang padjajaran kue,,

    Suka

  21. Inyong asli wong tulungagung jatim,tp bojone inyong asli wong ajibarang,wruh sjarah kie bisa nggo nmbah ilmu..salam nggo kbeh dulur banyumasan.

    Suka

  22. asalam mualaikum wr wb terus terang aku asli somagede banyumas tapi aku bingung kenangapa sejarah banyumas bae ra ngerti , tapi angger maca sejah sing wis tek waca tambah bingung soale ko dadi runyem temen yah …. angger asal mulane wong banyumas asline kang kalimantan apa bahasane wong kalimantan pada karo bahane wong banyumas …. angger ora terus bahasa banyumasan anu kang ngendi tulih ……

    Suka

  23. Ya maturnuwun bnged kiye, sing esih dadi w0ng n0m kaya ny0nge dadi ngerti sending” sejaraeh ngapak Banyumasan, meski kbeh ya ana kekurangan utawi kelewiane.. sing penting jha pda cekcok sbgaei w0ng jawa, khususe banyumasan kue kudu bisa nglestarikna budaya jawa asline, jha isin” amargi nandur apik ya tukul apik. ya kaya kue t0k lah smbutanq, salam ngapak go sedulur kabean, saking Ulfah asli Banyumas. 😀

    Suka

  24. Ya maturnuwun bnged kiye, sing esih dadi w0ng n0m kaya ny0nge dadi ngerti sending” sejaraeh ngapak Banyumasan, meski kbeh ya ana kekurangan utawi kelewiane.. sing penting jha pda cekcok sbgaei w0ng jawa, khususe banyumasan kue kudu bisa nglestarikna budaya jawa asline, jha isin” amargi nandur apik ya tukul apik. ya kaya kue t0k lah smbutanq, salam ngapak go sedulur kabean, saking Ulfah asli Banyumas. 😀

    Suka

  25. jan-jane kabeh ya bener tentang sejarah banyumasan.wis kaya kiye bae sedulur..,arep dimodel kaya ngapa bae sejarahe banyumas,intine tujuane siji ben lewih paham lan menghargai sejarah.arep golet bener ora’ne sejarah kue anu kang awake dewek gelem nrima apa ora? Masalahe anu kulak jere adol ndean sih..,

    Suka

  26. Sedulur inyong asli purwokerto banyumas mugi keliwat babagan sejaraeh banyumas nambaih ngelmu kang migunani inyong bangga asli banyumas sing nduweni sifat andhap asor berbudi pekerti kang luhur mulo ayo podo njunjung budaya banyumas matur nuwun sedoyo

    Suka

    • aja pada rebutan keturunan,,,,sedurunge para pendiri kerajaan ngadeg sejane kan wes ana penduduke mbok,,,nah,,sing asli wong banyumas ya rakyat jelatane dadi kayane inyong kabeh,,,turunane sing jelata,,ya,,,hehe,,,dadi aja mikir turunan rajane,,,

      Suka

  27. Let our site mаke yоu have thе fun ѡithin thе Philippines haviing іts wide variety of tour solutions аnd packages over thе islands.

    Charges fօr food, gifts, and othеr products ɑre reduced,
    aոd when combined with a cheap Philippines hotel option, ɑ
    visit to the region οf maոy islands iis inexpensive օn any funds.
    Though many tourists come here to use thе worldwide dishes оr examine the terrain
    tɦat Ferdinand Magllan settled іn 1521 as a
    Spanish conquistador, it’s the island’s enticing character аnd helpful people that produce tourists therefore
    thrilled in tҺeir period ɑbout thee destinations.

    illa Ɗe Oro Boracay Beach Resort сan be an alluring tropical
    fun-filled holiday spot, fаr-aԝay from thе vexing commotion οf neighborhood lifestyle.
    Enticingly snuggled аmong nature?s rich brumbies ɑnd prеsented fгom thе opalesent sky and
    deep blue anԁ perfect white sandy beach stretches tо infinity, Property de Oro Resort supplies the
    city-careful аnd adventure-seeking traveller ɑn incredibly exclusive
    experience of communing ѡith naure while enjoying tɦe its comfortable ɑnd
    enjoyable housing ɑոd woгld-class food, not forgetting
    ɦaving fun wind-surfing, parasailing, snorkeling, scuba-diving, օr simply laying tߋ tɦe mud and basking սnder tɦe warm tropical sunshine.

    We remained աithin this position for fouг nights.
    Ӏ enjoy tҺe front-desk, bedroom, location, aand foods ѡhich tҺey assist durinng breakfast.
    Ԝe unintentionally disscoloured mƴ wager published սsing a pen Printer whеn bսt ԝe captured ɑn incident .
    Since it was a lodge principle ɑnd havе to pay 1250. Learned my
    lesson… Buut mʏ stay іs loved bby mе…

    Belgbium ɦаs long Ьеen to tthe listing οf top locations tо
    see in Japan. Agoda.comsupplies tҺe finest rates fߋr hotels іn Belgium, Һaving 1921 hotels ready
    foг instant reservation ѵia ߋur secure οn-line booking engine.
    Ԝith 134 differeոt areas, thhe united stаtes offers
    іts visitors a terrific diversity oof beautiful scenery іn addition to а lively lifesttle aոd traditions.
    Тhough any city is sure tо inspire, Manila, Cebu, Boracay
    / Caticlan exceed ɑnd beyonԁ tߋ recapture ʏour intеrest.
    Choose уou vacation dates anԁ enable Agoda.com discover tҺe ideasl hotell in Belgium
    for ƴou. Our Lowest Rate Guarantee mеans you won’t fіnd
    betteг prices аnywhere.
    list оf sogo hotels philippines – http://www.authorstream.com/
    Ԝith this oո-line scheduling process, ʏou iss now
    able to book yߋur ideal hotel whenevеr aոd wherever you are!
    Togetɦer ԝith your credit card itt іs ρossible to wrk throսgh oսr
    guaranteed online entry viaa AsiaPayor PesoPay.

    Ϝind instant verification аnd receive youг travel documents through your email – it’s that
    simple!

    We requested ɑ glass օf ice аnd pair օf slippers on the frontdesk ѡherever
    the procedures Mngr աаs there. Wе’гe anticipating sіnce tɦat іs thier responsibility that oour request wll Ье rought ƅy houskeeping but
    we aгe shock tɦe Ms Paula-OperationManager acquired οur
    request. That’s manufactured surpass ߋur requirement fоr Microtel Davao.
    АnԀ likewise Ϝront Office Weena cheers
    fοr accommodating…

    Ƭhe Philippines iѕ rеally а region in Southeast Asia based overr tɦe Ring of Ϝire аnd the
    Pacific Ocean. Ιts warm area anɗ weather have led tо the hawaiian islands being amonǥ tҺe greatеst destinations on earth гegarding biodiversity.
    Vaccationers enjoy tҺe many cheap hotel deals in the Philippines гegarding actions sսch as rock climbing,
    attempting tҺe dishes, anɗ exploring tҺe area’s rain forests.

    manila philippines hotels budget

    Τɦe Philippines are ƙnown fоr ցetting mɑny endemoc wildlife fߋund nowhеre elѕe wɦile iin the planet,
    lіke the tamaraw, the Filipino mouse deer, tɦe palm civet
    cat, the Visayan warty pig, thee spotted deer,
    tɦe do home Philippine flying lemur, and lots οf bat species tҺаt reside through the region.
    Ƭɦe islands can alѕo ƅe home to оѵеr 2,400
    species of bass and fіve-hundгed species of coral rendering
    iit amon tҺe prime places for seaa life. Μost οf the Philippines accommoodations
    рresent private beachfront access fߋr people to discover migratory аnɗ nesting birds.

    To maake tҺе ոeaгly all օf discounted Belgium hotel offers, Ƅe ѕure
    tߋ visit keey towns ѕuch ɑs Manila, thе country’s capitaal aand heart օf culture, knowledge, and
    government; Caloocan, ҡnown ƅecause of its buying; and Quezon City, tɦe
    foгmer national capital andd propefty оf manny colleges.
    Book bookings гegarding tҺese locations properly ƅeforehand especially
    іf journeying arߋund Christmas, Easter, oг Independence Day,
    which falls оn June 12.

    Thе educated Travel Professionals аre experienced tօ hеlp guests decide aand choose hotels іn spots
    of tɦeir dexision centered ߋn quality, clst ɑnd services choices.
    ӏn addition, wee hedlp іt ƅecome oսr top-priority too look for
    neѡ and іnteresting spots tο investigate
    inside the Philippines ɑոd inside the Asian Ρlace!

    Suka

  28. Masa sih lah inyonge asal usule kalimantan jalal mbok ana seng lewih detil di jelas na toli lah, tp ya kesuun pisan lah wis ana sing nyritak na kaya kue ya kesuun

    Suka

  29. nek asale kang kutai karta negara berarti ndisite tanah jawa kue langka wonge, wong jere mung keturunan kambi keturunan berarti udu asli ana sekang bumi jawa kene mung pendatang berarti udu bener asli banyumas,
    nek menurut sin diceritakna nang nduwur berarti ndisit nang kene urung ana wong berarti asale wong kerajaan kabeh,

    Suka

  30. nyong arep takon lur….., nangapa wong wetan (sing nganggo basa bhadekan) nganggep bahasane dhewek kiye lucu ya,,,,kawit jaman apa kuwe kira kira

    Suka

  31. Ping balik: Mengenal Lebih Dekat dengan Gunung Slamet | Info Tegal

  32. Asslkm, wr.wb

    Sebelumnya mohon maaf jika saya yg miskin ilmu dan serba tidak tahu ini ingin memaparkan cerita2 sejarah awal peradaban dr rangkuman beberapa sumber yg pernah saya baca.
    Jadi awal peradaban maju umat manusia dari sejarah dunia adalah kerajaan lumeria dan atlantis setelahnya…sumber dari prof.Arsyo Santos dlm bukunya yg berjudul Atlantis the lost continet finally found, dan dr penelitiannya selama lebih 30 tahun, bahwa kerajaan atlantis adalah indonesia sebelum terjadinya salah satu bencana alam terbesar sepanjang sejarah bumi, yg mengakibatkan hilangnya kerajaan atlantis dlm satu malam saja, ada yg berpendapat bencana tersebut erat hubungannya dengan cerita nabi Nuh AS., yg membawa sebagian manusia2 tersebar keberbagai penjuru dunia termasuk india dan china, yg membawa peradaban dan budaya yg masih tersisa, untuk sekedar catetan ada sumber yg mengatakan bahwa dari hasil penelitian tentang kapal Nabi Nuh AS yg terdampar di pegunungan ararat turki, bahwa kapal tersebut bahan nya terbuat dari kayu jati, yg hanya ada di tanah jawa ataw indonesia, atau sunda land sebutan pada zaman itu, setelah kejadian banjir besar tersebut tersebarlah kebudayaan dan peradaban keseluruh dunia, termasuk ke kerajaan romawi kuno, dan cerita tentang negri atlantis pernah di ceritakan oleh tokoh kerajaan romawi kuno yg bernama plato, kembali tentang sejarah Nenek moyang Indonesia dan kerajaan2 tertua di Indonesia, bahwa sanya budaya Indonesia bukan lah hasil dari budaya imbas dari negara2 tetangga, akan tetapi di Indonesia adalah salah satu benua berawalnya suatu peradaban dan budaya yg ada di dunia…sebagai gambaran dan pemacu semangat untuk kita semua bahwa kita adalah manusia Indonesia yg mempunyai ras dan gen unggul didunia, untuk masa lalu dan sejarah, yang tahu kejad8an persis dan kebenarannya hanya ALLAH SWT yang Maha Tahu, subhanllah, semoga bermanfaat bagi kita semua, wassalkm.wr.wb

    Suka

  33. aku setuju kalau wilayah banyumasan ada 8 kabupaten menjadi satu provinsi yaitu provinsi banyumas, karena semua orang yang berdialek ngapak atau banyumasan, dalam hatinya tidak pernah mau mengaku sebagai orang jawa- suku jawa. karena bahasa ngapak dan bahasa jawa 99% jelas jauh berbeda.

    Suka

  34. Maen tenan pancen rika guli gawe tulisan sing sipate sejarah bangsa panginyongan. Inyong salut lah nek ana wong esih helem ngangkat nganani Banyumasan sing dianggep basane jawa ngapak tur kasar.dirungokna nang wong wetan jere lucu tur pating ketupruk.

    Suka

  35. saya tidak peduli orang panginyongan itu sub etnik dari sunda dengan jawa apa sebuah etnik, yang penting banyumas itu budaya yang khas, unik dan kreatif yang bisa berkembang. klilan
    .

    Suka

  36. asalamulaikum wr wb. setelah saya mempelajari sejarah dan sifat wong penginyongan, budaya wong penginyogan itu merupakan akar dari budaya sunda kuno dan jawa kuno, yang kemudian budaya sunda berkembang sediri dengan kerajaan tarumanegara dan pajajaran di wilayah barat pulau jawa. dan kemudian budaya jawa berkembang sendiri dengan kerajaan mataram kuno dan madjapahit.di wilayah timur pulau jawa dan budaya sunda dan jawa berkembang dengan dipengaruhi oleh budaya cina dan india,dan budaya banyumas juga berkembang sendiri dengan kekhasan sendiri tanpa dipengaruhi oleh budaya cina dan india. kemudian kebudayan sunda dan jawa yang berkembang maju dengan dipengaruhi oleh budaya cina dan india yang kemudian diserap lagi oleh budaya penginyongan yang terjadi perpaduan budaya jawa dan sunda di bumi penginyongan. maka pada masa ini di bumi penginyongan muncul istilah suku jawa dan sunda. padahal mereka merupakan wong penginyongan. klilan. walaikumsalam wr wb.

    Suka

  37. Kesuwun banget kang..nyong dadi ngerti sejarah asal mula banyumas sapet maca tulusane rika….nek bisa gawe maning tulisan sing kaya kiye kang …khususe nggo daerah cilacap…men dadi pada ngerti sejaraeh daeraeh dewek….kesuwun bangey ya kang

    Suka

  38. Asslamamualaikum kang ……nahh kie q mandan pengen ngerti kang…nek misale suku banyumas kang kutai kira kira ana ora persamaan budaya msayarakan asli kutai kro masyarakat banyumasan,,,dri segi agama,budaya dan bahasa….menurut info sejarah sing q mireng,,nek jawa kue Purwa..aliase palng tua…lan kemungkinan kie esih pengkajian nek Jawa (Nusantara) di prediksi sebagai Atlantik yang hilang….dan Cak nun pernah berkta dlam suatu ceramahnya kemungkinan Ibunda Siti Hajar ibu dri nabi ismail yang kelak menurunkan Nabi Akhir jaman…kue aslae kang jawa…kue ku anu jere kang…ya mulane ku njaluk keterangan lan kejelasan mslah ben info sing mlebu ora simpang siur….Selain kue neng babad tanah jawi Menurut Bapak Agus Sunyoto sudah banyak yg digubah isine…hal itu dilakukan oleh org belanda yg pda saat itu pengen menghancurkan indonesia dri segi budaya,karena belanda tau betapa bahayannya kekompakan masyarakat jawa…matur suwun kang

    Suka

  39. lah maka dari itu mas adjie, artikel diatas perlu dikaji lagi dengan pendekatan ilmu antropologi, arkeologi, sejarah, geneologi dan agama. karena allah swt dalam surat Hujurat ayat 13 yang isinya “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan, dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah orang yang paling bertaqwa di sisi Allah. saya setuju banget kalau banyumasan/penginyongan menjadi suku tersendiri, karena dari segi budaya, bahasa, watak, dll itu sudah berbeda. ingat mas masyarakat jawa telah diskriminasikan dan menghegomoni wong banyumasan/penginyongan dari segi budaya,bahasa, watak. wong banyumasan/penginyongan itu orang bebas sedangkan jawa itu terkekang.

    Suka

  40. Ping balik: Sejarah Dialek Ngapak | BoNgap (Bocah Ngapak)

  41. saya senang membaca asal banyumas ini. karena ingin mengetahui asal mu asal kakek saya dari banyumas.mohon info atau add pin BB saya 2AFA1654 atau HP saya 081387883371 (YadiE). eranya abdi dalam tahun 1900-1935 an.terima kasih

    Suka

  42. Ping balik: Kost Di Kab. Tegal Prov. Jawa Tengah | Pusat Informasi

  43. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Budaya banyumas Indonesia.Benar benar sangat bermamfaat dalam menambah wawasan kita menjadi mengetaui lebih jauh mengenai indonesia.Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai indonesia yang bisa anda kunjungi di indonesia.gunadarma.ac.id

    Suka

  44. sering kali memang buku2 sejarah mengatakan bahwa masyarakat dan budaya yang ada di nusantara memang dipengaruihi oleh asing..ada juga yang mengatakan bahwa leluhur bangsa2 yang ada di nusantara berasal dari yunan, Cina. Ditambah dengan temuan nusantara adalah atlantis, sebuah peradaban maju yang hilang.
    Sangat menarik ketika kita mengaitkan antara pengaruh bangsa asing dan atlantis dan ini membuat saya menarik beberapa asumsi
    Pertama, ada sesuatu hal yang membuat orang dari peradaban asing memasuki masyarakat nusantara. Entah hanya ingin berdagang (karena kekayaan alam yang melimpah) atau ada faktor yang lain. Tapi, melihat keadaan geografis yang dipisahkan oleh samudra, maka timbul pertanyaan yang sangat mendasar, yaitu “bagaimana orang-orang asing bisa mengetahui kekayaan alam yang melimpah di nusantara? Sementara letak nusantara sendiri dipisahkan sangat jauh dari Cina dan India (dua peradaban ini adalah representasi peradaban tinggi sejak era sebelum masehi) oleh samudra.
    Jawaban dari pertanyaan tersebut dijawab oleh pendapat bahwa dulunya nusantara ini adalah sebuah daratan dan tidak dipisahkan oleh laut.
    Pendapat itu melahirkan asumsi saya yang ke dua, nusatara adaah peradaban yang amat sangat melegenda. Kondisi purba nusantara yang berupa daratan, tentunya membuat kita berpikir bahwa terdapat kemungkinan bahwa benua-benua yang sekarang ada, tidaklah sama kondisinya pada zaman purba. Bisa saja kondisi dunia pada era purba berupa satu daratan dan satu lautan saja (ini mungkin jauh dari kebenaran, tidak perlu jadi penekanan). Yang menjadi penekanan pada asumsi kedua ini adalah, peradaban di nusantara hidup berdekatan dengan peradaban yang lain, sehingga membuat nusantara sangat termasyhur dalam sejarah peradaban di dunia. Tapi, saya meyakini bahwa kekayaan alam bukan satu-satunya yang menjadi alasan kemasyhuran nusantara. Suatu hal dapat menjadi legenda tentunya karena terdapat suatu hal yang lebih besar dan lebih menarik dari yang lainnya. Tidak tertutup kemungkinan, dengan kekayaan yang melimpah ini, para penduduk nusantara telah dapat menciptakan suatu peradaban tinggi dengan kemampuan mengolah kekayaan alamnya (coba bayangkan jika orang-orang indonesia sekarang ini punya pengetahuan dan teknologi untuk mengolah sendiri hasil alamnya, tentunya Indonesia akan menjadi negara maju yang powerfull) hingga kemajuan dan tingkat peradabannya sangat pesat. Ada gula, pasti ada semut. Dengan peradaban yang tinggi, tentunya akan banyak orang-orang dari seluruh penjuru dunia yang mencari ilmu, uang ataupun sekedar berwisata saja.
    Lalu, bagaimana peradaban yang sangat tinggi dapat hancur tak berbekas? Alam adalah satu-satunya hal yang punya daya kekuatan untuk menghancurkan segala yang dibuat manusia. Ya, bencana alam besar dan menghancurkan smua dalam seketika dan terbentuklah keadaan Indonesia yang seperti kita tahu sekarang ini. Benar atau salah asumsi saya, nyatanya yang tersisa dari penduduk indonesia adalah kebodohan, kemiskinan dan kebencian antar sesama. Mari kita berharap bahwa ‘wong banyumasan’ terhindar dari kebodohan, kemiskinan dan kebencian antar sesama. 🙂

    Suka

  45. Pnjajah banyak mrampas brmcm2 bukti pninggalan asli yg bisa atau smpat dibawa(kitab,naskh,prasasti,dll) ke negara pnjajah. Brsamaan dgn itu pnjajah+pakr2nya mmbuat catatan,laporan,dll pnlitian aspal utk mngalih kburkn,mnghpuskn gantikn,dsb sjarah sbnarnya, makanya slalu ada beda pndapat atau prtntangan antar agama,suku,dll diantara anak2 bangsa mngenai sjarah.

    Suka

  46. N sgt lama blm adanya pmimpin2 indonesia yg bnr2 brani dgn resiko apapun utk mngambil kmbali smua yg asli yg dirampas pnjajah shingga ssama anak bangsa ya brpndapat msg2,mungkin bnr,mungkin msh salah,n dibiasakn tdk mngukip ‘apa kata pakr2′ pnjajah,kreatif gtu lho,mandiri. Krn sumbr sjarah asli tu: 1.kitab2,naskah2,dll yg dibawa ke negara pnjajah2(portugis,blanda,inggris). 2. Kitab2,Naskah2,dll yg msh ada di indonesia n tdk diketahui,’tdk dijamah’,tdk ada campur tangan oleh pnjajah+pakar2nya+ n atau ‘antek2nya’, dipastikn asli.

    Suka

  47. Jadi tdk jelas,slh 1nya bgtu banyak skali krajaan2 di nusantara tapi ratusan tahun bahkn boleh jadi ada ribuan tahun blm ditmukan bangunan2 bkas2 krajaan,’banyak yg hilang’ misal ‘pakuan pajajaran’,salakanagara,sriwijaya,dll, banyak pula yg dihncurkn oleh pnjajah misal kraton surosowan,samudra pasai,dll, yg ‘tunduk’ dibiarkn brdiri misal kraton yogya,solo,cirebon,dll. Apakh tdk tahu wkt abad kapal trbang ditemukn, banyak skuadron kapal tmpur trbang pnjajah2 slain mnghncurkn mmbunuh rakyat n pjuang juga mmbom bsar2an trutama situs2 yg dianggap bisa mmbangkitkn kejayaan nusantara?. Pnjajah tu licik,jahat,lihay,dsb ibarat kata mana ada maling ngaku jujur n sadar n tanggung jwb.

    Suka

  48. Nyong dadi wong Purbalingga,seneng banget nek ana cerita banyumasan,moga moga banyumas bakal terus asri kaya nggone nyong,alase esih dijaga warga,banyune bening seger adem,curuge nggo nambah endahe kali,gunung slamet sing gede sejawa ,bakal selawaase dadi simbole wong banyumas,bahasa ngapak ora bakal ilang,mendoan,nopia,lan sejenise bakal dadi panganan khase dewek,banyumas kuwe amba ,ora bakal nyesel nyong dadi wong banyumas

    Suka

  49. Ping balik: Dress Like Your Favorite Christmas Character - Fashion Dress Keren

  50. Ping balik: Dress Christmas 2014 - Fashion Dress Keren

  51. Nyong maca kawit awal crita malah dadi ora mudeng deneng yah…..detambah sing komen pada pinter2 tapi ora sejalur…jan jane ana sumber resmi apa ora sih yah sing wis de bakukna ning pemerintah Banyumas(an)….nek ana nyong njaluk infone ya luurrr….pekuncen

    Suka

  52. kabarnya, situs pasir luhur ada di sekitar karanglewas. ada yang punya bukti sejarah? saya mau coba cari letak fisik bangunannya. dalam buku Langlang Bumi terbitan badan geologi bandung, hal tsb disebutkan. konon, kerajaan tersebut musnah akibat letusan gunung slamet.

    Suka

  53. awas jangan terjebak dg ego kesukuan,ras,,jawa, sunda, mana yg lebih dulu,dan mana yg lebih berkuasa,smua itu hanya propaganda kolonial masa itu,,,bersatulah nuswantoro,,junjung tinggi budi pekerti,cintai ibu pertiwi,,,,enyong kowe kabeh seduluur,,,luur,,,,

    Suka

    • Wong kulak jere adol ndean be pada eyel2an… ngko tak tilpuna disit karo mbah2e wong bnyumas….
      Kring…kring..
      Inyong… : kang rika wong bnyumas sing wes matine paling sue ya..?
      Mbah Bms : iya..ana apa si, lg nglender ditilpun2..
      Inyong : rika wes maca kang duwur kae, nyong arep takon asline wong bnyumas keturunane sapa ya.
      Mbah Bms : oallah…kya kue.. sing nang duwur kae salah kabeh.. Sing bner keturunane ramane karo beyunge. ..
      Inyong..: ???….. karuan…
      Mbah Bms : ngerti ndadak takon..

      Suka

  54. Inyong tah melu nyimak bae lah, senajan asline inyong wong sunda tapi ra pengen rebutan sejarang sing kontroversi lan duwe versine dewek2. jenenge mengamati sejarah bisa bener lan bisa salah

    Suka

  55. Alhamndulilah, wong Banyumas pada pinter-pinter siki ya. Angger rumangsa pinter aja pada gegoh eyel-eyelan, sing andap asor kaya wong Banyumas. mung kari dirembug didadekna siji digawe buku, dadi duwit dadi warisan nggo anak putu. Aja pada kaya kue lah… ngisin isina, salam sedulur sejalur kang wong Mandiraja.

    Suka

  56. Angger nyritakna utawa nlusuri sejarah leluhur sing adohh ya wis ra kecendak, kabel wis nganggo persepsinya dewk2, …
    Mending nlusuri jejake leluhur sing perek sing tesih bisa dilacak … Kawit siki, mbok menawa bisa ndadikna ketemu leluhur dewek2 pada, dadi sini leluhur, contoh inyong sing lagi nlusuri leluhur grombol lebak Kidul desa bobosan, jebol temenan sekang seketurunan … Sekang Buyut Dayi kro Sikem sing kakang adi …. Nduwe rama kro biyung pada …

    Suka

  57. Kue mung cerita kerajaan.. Bisa bae seurung ketekan wong skang kutai uis ana penduduk sing wis mbentuk budaya.. Tapi ora ndrikna kerajaan,,

    Suka

Terima Kasih Atas Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s