Wayang Kreasi Digital (12) – Gagahan Anak Bima

Lanjut berkreasi secara digital, walau tetap standar. Kali beberapa kreasi trah Jodhipati ANTASENA RAPEK Oleh penyorek awalnya disebut sebagai Antasena tapi kain rapek, namun tanpa keris. Kalo disebut Antasena bisa juga, namun sangat mungkin untuk paraga lain. Karena jik antasena dibuat lain daripada bentuk baku (baik versi jogja maupun Solo) umumnya harus punya ciri khusus… Read More Wayang Kreasi Digital (12) – Gagahan Anak Bima

Wayang Kreasi Digital (7)

  Raden Palugangsa adalah anak Antareja, tinggi besar seperti Bratasena namun berkain rapekan, juga tangan menggunakan kuku. Ini adalah versi wayang Kebumen, menurut informasi dari Ki Langgeng Hidayat, dari Desa Rangkah Kecamatan Buayan, Kebumen. Beliau adalah murid Dalang Sono yang legendaris. Wayang Kebumen mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu campuran antara Mataraman dengan Banyumasan, dalam beberapa… Read More Wayang Kreasi Digital (7)