Wayang Kreasi Digital (8)

Menurut seorang penatah, wayang ini adalah Yamadipati versi Banyumasan. Namun menurut sumber lain adalah wayang srambahan yang bisa digunakan untuk Gandarwa Raja (Ayah petruk) atau Bagaspati Wayang sabrangan ini terinspirasi dari wayang Sabrangan Kotak Kalisalak, menurut info, asal mulanya adalah wayang karya Ki Alip Suwarjono Rahimahullah. Derivat dari wayang sabrangan Dalang Alip Suwarjono, menggunakan rapekan… Read More Wayang Kreasi Digital (8)

Wayang Kreasi Digital (7)

  Raden Palugangsa adalah anak Antareja, tinggi besar seperti Bratasena namun berkain rapekan, juga tangan menggunakan kuku. Ini adalah versi wayang Kebumen, menurut informasi dari Ki Langgeng Hidayat, dari Desa Rangkah Kecamatan Buayan, Kebumen. Beliau adalah murid Dalang Sono yang legendaris. Wayang Kebumen mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu campuran antara Mataraman dengan Banyumasan, dalam beberapa… Read More Wayang Kreasi Digital (7)

Wayang Kreasi Digital (6) – Wayang Blak Werkudara

Wayang Werkudara (termasuk Bratasena) untuk wayang satu set yang masih Standar, tergolong wayang paling tinggi. Bahkan lebih tinggi daripada buta raton. Cara mengukur wayang adalah dari kaki ke pundak. Nah di simpingan terihat jelas di sisi kanan Werkudara beberapa wanda menempati posisi paling ujung. Wayang lain yang tingginya hampir sama adalah : Ramabargawa, Batara Bayu… Read More Wayang Kreasi Digital (6) – Wayang Blak Werkudara

Wayang Kreasi Digital (5)

  Aslinya corekan Mas Trisno dadi Gumelar Banyumas, dilajutkan oleh digital menyisakan┬áMekutha & Rambut ore, selebihnya dari sumber lain Aslinya corekan Mas Trisno dadi Gumelar Banyumas, dilajutkan oleh digital menyisakan┬áMekutha & Rambut ore, selebihnya dari sumber lain Nagarupatala melawan Antareja, Nagarupatala adalah raja di Jangkarbumi menggantikan kakaknya Nagabaginda yang tewas oleh Antareja kecil ketika menyerang… Read More Wayang Kreasi Digital (5)

Wayang Kreasi Digital (4)

Prabu Jaka adalah Gatotkaca ketika menjadi Raja di Khayangan Suralaya, sesuai janji Batara Guru ketika Gatotkaca bayi (Tetuka) berhasil mengalahkan Kala Pracona dan Sekipu yang menggancam Khayangan. Sebuatan Prabu Jaka adalah menurut versi Yogyakarata. Wujud wayannya juga mengacu ke wayang Jogja hanya dibuat dengan standar wayang Solo, sebut saja Crossover. Nama lainnya adalah Prabu Sumilih.… Read More Wayang Kreasi Digital (4)